Entri Populer

Samarajiwa. Diberdayakan oleh Blogger.

Penyakit Kulit

  1. Abses Kulit (Abses Kutaneus)
  2. Albinisme (Albino)
  3. Angioma (Tumor Jinak Pembuluh Darah/Pembuluh Getah Bening)
  4. Biang Keringat
  5. Biologi Kuku
  6. Bisul
  7. Bulosa Pemfigoid
  8. Bulu/Rambut Tubuh Berlebihan (Excessive Hairiness)
  9. Cacar Air (Chicken Pox)
  10. Creeping Eruption (Migrasi Larva Kutaneus)
  11. Dermatitis Atopik
  12. Dermatitis Eksfoliatif Generalisata
  13. Dermatitis Herpetiformis
  14. Dermatitis Kontak
  15. Dermatitis Kronis Pada Tangan & Kaki
  16. Dermatitis Numuler
  17. Dermatitis Perioral
  18. Dermatitis Seboreik
  19. Dermatitis Stasis
  20. Dermatofibroma (Tumor Kulit Jinak)
  21. Drug Rashes
  22. Eksim
  23. Erisipelas
  24. Eritema Multiformis
  25. Eritema Nodosum
  26. Eritrasma
  27. Fasitis Nekrotisasi
  28. Follikulitis, Bisul & Karbunkel
  29. Gatal-Gatal
  30. Granuloma Annuler
  31. Granuloma Piogenik
  32. Hirsutisme (Rambut Berebih)
  33. Impetigo
  34. Infeksi Kulit Necrotizing
  35. Infeksi Pada Kuku
  36. Infestasi Kutu (Pedikulosis)
  37. Jenis-Jenis Psoriasis
  38. Jerawat
  39. Kadas / Kurap
  40. Kandidiasis (Moniliasis)
  41. Kapalan & Kutil
  42. Karsinoma Sel Basal
  43. Karsinoma Sel Skuamosa
  44. Kebotakan (Alopesia)
  45. Kelainan Bentuk dan Perubahan Warna Kuku
  46. Keloid (Keloidosis)
  47. Keratosis Pilaris
  48. Keratosis Seboroik (Tumor Jinak Kulit Luar)
  49. Keringat Berlebihan (Hiperhidrosis)
  50. Kerusakan Kulit akibat Sinar Matahari
  51. Kista Epidermis (Epidermal Cysts)
  52. Kista Sebasea (Kista Keratinosa)
  53. Kuku Jari Kaki yang Tumbuh ke Dalam
  54. Kulit Kering
  55. Kurang Berkeringat
  56. Kutil (Veruka)
  57. Liken Planus
  58. Lipedema
  59. Lipoma (Tumor Kulit Jinak Endapan Lemak)
  60. Luka Bakar Matahari (Sunburn)
  61. Lymphadenitis
  62. Lymphangitis
  63. Melanoma
  64. Melasma (Chloasma, Topeng Kehamilan)
  65. Molluskum Kontagiosum
  66. Nekrolisis Epidermal Toksika
  67. Neurodermatitis (Dermatitis Garukan Terlokalisir, Liken Simpleks Kronis)
  68. Obat Tradisional untuk Penyakit Kulit
  69. Onikomikosis
  70. Paronikia
  71. Paronychia Kronis
  72. Pemfigus
  73. Penyakit Kulit dan Pencegahannya
  74. Penyakit Kusta
  75. Penyakit Paget
  76. Pitiriasis Rosea
  77. Psedofolikulitis Barbae
  78. Psoriasis
  79. Rambut yang Tumbuh Ke Dalam
  80. Reaksi Fotosensitivitas
  81. Rosaea
  82. Sarkoma Kaposi (Kanker Pembuluh Darah Kulit)
  83. Selulitis
  84. Sinar Matahari & Kerusakan Kulit
  85. Sindrom Kuku Hijau
  86. Sindroma Kulit Terbakar Karena Stafilokokus
  87. Skabies (Infeksi Tungau)
  88. Skin Tags
  89. Tahi Lalat (Nevi)
  90. Tahi Lalat Atipik (Nevi Displastik)
  91. Tinea Versikolor (panu)
  92. Trauma
  93. Tumor Kulit Jinak Keratoakantoma
  94. Tumor Pada Kuku
  95. Ulkus Dekubitus (Bedsores)
  96. Verruca Vulgaris Pada Kuku
  97. Vitiligo

Baco Salengkapnyo...

Kandidiasis (Moniliasis)

DEFINISI
Kandidiasis (Moniliasis) adalah suatu infeksi oleh jamur Candida, yang sebelumnya disebut Monilia.

PENYEBAB
Jamur Candida.

Candida biasanya menginfeksi kulit dan selaput lendir (contohnya mulut dan vagina). Kadang jamur ini menyusup ke jaringan yang lebih dalam (misalnya darah) dan menyebabkan kandidiasis sistemik, yang bisa berakibat fatal. Infeksi yang lebih serius ini paling sering terjadi pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita AIDS atau penderita kanker yang menjalani kemoterapi).

Candida adalah penghuni normal saluran pencernaan dan vagina yang biasanya tidak menimbulkan penyakit. Tetapi ada beberapa faktor resiko yang mendorong terjadinya infeksi oleh Candida:

  • Kelembaban dan kehangatan.

  • Jika lingkungan sekitarnya menguntungkan (misalnya lembab atau hangat) atau jika terdapat gangguan sistem kekebalan, maka jamur bisa menginfeksi kulit. Candida tumbuh dengan subur dalam suasana hangat dan lembab.
  • Pemakaian antibiotik.

  • Kadang orang yang mengkonsumsi antibiotik menderita infeksi Candida karena antibiotik membunuh bakteri yang dalam keadaan normal terdapat di dalam jaringan, sehingga pertumbuhan Candida tidak terkendali.
  • Kortikosteroid atau terapi imunosupresan pasca pencangkokan organ.

  • Kedua hal ini bisa menurunkan pertahanan tubuh terhadap infeksi jamur.
  • Kehamilan

  • Obesitas (kegemukan)

  • Diabetes.


  • GEJALA
    Gejalanya bervariasi, tergantung kepada bagian tubuh yang terkena:

  • Infeksi pada lipatan kulit (infeksi intertriginosa).

  • Infeksi pada lipatan kulit atau pusar biasanya menyebabkan ruam kemerahan, yang seringkali disertai adanya bercak-bercak yang mengeluarkan sejumlah kecil cairan berwarna keputihan. Bisa timbul bisul-bisul kecil, terutama di tepian ruam dan ruam ini menimbulkan gatal atau rasa panas. Ruam Candida di sekitar anus tampak kasar, berwarna merah atau putih dan terasa gatal.
  • Infeksi vagina (vulvovaginitis).

  • Sering ditemukan pada wanit hamil, penderita diabetes atau pemakai antibiotik. Gejalanya berupa keluarnya cairan putih atau kuning dari vagina disertai rasa panas, gatal dan kemerahan di sepanjang dinding dan daerah luar vagina.
  • Infeksi penis.

  • Sering terjadi pada penderita diabetes atau pria yang mitra seksualnya menderita infeksi vagina. Biasanya infeksi menyebabkan ruam merah bersisik (kadang menimbulkan nyeri) pada bagian bawah penis.
  • Thrush.

  • Merupakan infeksi jamur di dalam mulut. Bercak berwarna putih menempel pada lidah dan pinggiran mulut, sering menimbulkan nyeri. Bercak ini bisa dilepas dengan mudah oleh jari tangan atau sendok. Thrush pada dewasa bisa merupakan pertanda adanya gangguan kekebalan, kemungkinan akibat diabetes atau AIDS. Pemakaian antibiotik yang membunuh bakteri saingan jamur akan meningkatkan kemungkinan terjadinya thrush.
  • Perl?che.

  • Merupakan suatu infeksi Candida di sudut mulut yang menyebabkan retakan dan sayatan kecil. Bisa bersal dari gigi palsu yang letaknya bergeser dan menyebabkan kelembaban di sudut mulut sehingga tumbuh jamur.
  • Paronikia.

  • Candida tumbuh pada bantalan kuku, menyebabkan pembengkakan dan pembentukan nanah. Kuku yang terinfeksi menjadi putih atau kuning dan terlepas dari jari tangan atau jari kaki.



    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

    PENGOBATAN
    Infeksi biasanya mudah diatasi dengan krim atau lotion.
    Untuk infeksi kulit, vagina dan penis biasanya digunakan krim nistatin selama 7-10 hari. Untuk infeksi vagina dan anus juga tersedia obat dalam bentuk suppositoria (obat yang dimasukkan langsung ke dalam vagina atau anus).

    Obat kumur atau dalam bentuk permen hisap diberikan kepada penderita thrush. Untuk infeksi kulit kadang diberikan salep corticosteroid bersamaan dengan krim anti-jamur karena salep bisa mengurangi gatal dan nyeri (meskipun tidak membantu penyembuhan infeksinya sendiri).

    Menjaga kulit tetap kering dapat membantu meredakan infeksi dan mencegah kembalinya jamur. Bedak polos atau bedak yang mengandung nistatin bisa membantu menjaga agar kulit tetap kering.


    Artikel Terkait:
    Baca juga:
    - Eksim
    - Kandidiasis (Moniliasis)
    - Kadas / Kurap
    - Gatal-gatal
    - Keratosis Pilaris
    - Obat tradisional untuk penyakit kulit
    - Penyakit kulit dan pencegahannya
    - Penyakit kulit pada bayi
    - Tinea Versikolor (panu)
    - JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
    - PENYAKIT MULUT DAN GIGI
    - PENYAKIT THT
    - PENYAKIT KELAMIN
    - PENYAKIT KULIT
    - PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
    - TIPS-TIPS KESEHATAN
    - DUNIA BAYI

    Baco Salengkapnyo...

    Keratosis Pilaris

    DEFINISI
    Keratosis Pilaris adalah suatu kelainan kulit yang sering terjadi, dimana sel-sel kulit yang mati mengelupas dari lapisan kulit paling atas dan membentuk sumbatan yang mengisi lubang pada selubung akar (folikel) rambut. Penyakit ini cenderung timbul pada musim dingin dan akan menghilang dengan sendirinya pada musim panas.

    PENYEBAB
    Penyebabnya tidak diketahui; kemungkinan faktor genetik berperan, karena banyak ditemukan dalam satu keluarga.

    GEJALA
    Sumbatan pada folikel rambut menyebabkan timbulnya jerawat kecil di lengan atas, paha dan bokong. Bisa juga timbul di wajah, terutama pada anak-anak.

    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

    PENGOBATAN
    Keratosis pilaris cenderung akan menghilang dengan sendirinya. Jeli minyak yang dicampur dengan air, krim dingin atau asam salisilat bisa membantu mengempiskan benjolan. Juga bisa digunakan preparat asam salisilat yang lebih kuat atau krim tretinoin.

    PENCEGAHAN
    Kelainan ini bisa dicegah dengan menggunakan losyen pelembab secara teratur.



    Artikel Terkait:
    Baca juga:
    - Eksim
    - Kadas / Kurap
    - Gatal-gatal
    - Keratosis Pilaris
    - Obat tradisional untuk penyakit kulit
    - Penyakit kulit dan pencegahannya
    - Penyakit kulit pada bayi
    - Tinea Versikolor (panu)
    - JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
    - PENYAKIT MULUT DAN GIGI
    - PENYAKIT THT
    - PENYAKIT KELAMIN
    - PENYAKIT KULIT
    - PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
    - TIPS-TIPS KESEHATAN
    - DUNIA BAYI

    Baco Salengkapnyo...

    Gatal-gatal

    DEFINISI
    Gatal-gatal (Pruritus) adalah suatu perasaan yang secara otomatis menuntut penggarukan. Penggarukan terus menerus bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit.

    Penggarukan juga bisa mengiritasi kulit yang selanjutnya akan menyebabkan bertambahnya rasa gatal, sehingga terjadi suatu lingkaran setan. Penggarukan dan penggosokan jangka panjang bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan penebalan kulit.

    PENYEBAB
    Gatal bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit maupun penyakit sistemik. Penyakit kulit yang bisa menyebabkan gatal-gatal hebat adalah:

    • Infestasi parasit (skabies, pedikulosis)
    • Gigitan serangga
    • Kaligata
    • Dermatitis atopik.
    • Dermatitis kontak
    • Dermatitis alergika
    Kontak dengan bahan wol atau bahan iritan (misalnya pelarut atau kosmetik) juga bisa menyebabkan gatal-gatal. Kulit kering, terutama pada usia lanjut, juga menyebabkan gatal-gatal hebat yang meluas.

    Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gatal-gatal adalah:
    • Penyakit hati (terutama sakit kuning)
    • Gagal ginjal
    • Limfoma
    • Leukemia
    • Penyakit darah lainnya.
    Kadang penderita penyakit tiroid, diabetes atau kanker juga mengalami gatal-gatal. Gatal-gatal juga sering terjadi pada akhir masa kehamilan. Biasanya hal ini bukan merupakan suatu kelainan, tetapi bisa berasal dari gangguan hati yang ringan.

    Berbagai obat-obatan dapat menyebabkan gatal, yaitu barbiturat, aspirin dan obat lainnya yang menimbulkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu.

    PENGOBATAN
    Penting untuk mengetahui penyebab dari gatal-gatal, karena jika penyebabnya diketahui maka bisa dilakukan tindakan untuk mengobati penyebabnya tersebut.

    Jika kulit meradang, bisanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna. Pewarna atau aroma tambahan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal-gatal.

    Bisa juga diberikan senyawa yang mengandung mentol, kamper, kamomil, eukaliptus dan kalamin.

    Krim corticosteroid yang bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal, hanya digunakan jika gatal-gatal terbatas pada suatu daerah yang kecil.

    Antihistamin per-oral (misalnya hydroxizin dan diphenhydramine) bisa membantu mengurangi gatal-gatal, tetapi obat ini menyebabkan kantuk. Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.



    Artikel Terkait:
    Baca juga:
    - Eksim
    - Kadas / Kurap
    - Gatal-gatal
    - Keratosis Pilaris
    - Obat tradisional untuk penyakit kulit
    - Penyakit kulit dan pencegahannya
    - Penyakit kulit pada bayi
    - Tinea Versikolor (panu)
    - JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
    - PENYAKIT MULUT DAN GIGI
    - PENYAKIT THT
    - PENYAKIT KELAMIN
    - PENYAKIT KULIT
    - PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
    - TIPS-TIPS KESEHATAN
    - DUNIA BAYI

    Baco Salengkapnyo...

    Dermatitis Seboreik

    DEFINISI
    Dermatitis Seboreik adalah suatu peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah dan kadang pada bagian tubuh lainnya.


    PENYEBAB

    Penyebabnya tidak diketahui.
    Dermatitis seboreik sering ditemukan sebagai penyakit keturunan dalam suatu keluarga.

    Faktor resiko terjadinya dermatitis seboreik: Stress

    • Kelelahan
    • Cuaca dingin
    • Kulit berminyak
    • Jarang mencuci rambut
    • Pemakaian losyen yang mengandung alkohol
    • Penyakit kulit (misalnya jerawat)
    • Obesitas (kegemukan).


    GEJALA

    Dermatitis seboreik biasanya timbul secara bertahap, menyebabkan sisik kering atau berminyak di kulit kepala (ketombe), kadang disertai gatal-gatal tetapi tanpa kerontokan rambut.

    Pada kasus yang lebih berat, timbul beruntusan/jerawat bersisik kekuningan sampai kemerahan di sepanjang garis rambut, di belakang telinga, di dalam saluran telinga, alis mata dan dada.

    Dermatitis seboreik

    Pada bayi baru lahir yang berumur kurang dari 1 bulan, dermatitis seboroik menyebabkan ruam tebal berkeropeng berwarna kuning di kulit kepala (cradle cap) dan kadang tampak sebagai sisik berwarna kuning di belakang telinga atau beruntusan merah di wajah.
    Ruam di kulit kepala ini sering disertai dengan ruam popok.

    Pada anak-anak, dermatitis seboreik menyebabkan timbulnya ruam yang tebal di kulit kepala yang sukar disembuhkan.


    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.


    PENGOBATAN

    Pengobatan dermatitis seboreik tergantung kepada usia penderita:

    1. Dewasa.
    - Bisa digunakan sampo yang mengandung seng pirition, selenium sulfida, asam salisilat dan belerang atau ter.
    Sampo digunakan setiap hari sampai ketombenya terkendali, selanjutnya sampo cukup digunakan 2 kali/minggu.
    Pengobatan seringkali harus dilanjutkan selama berbulan-bulan. Jika setelah pengobatan dihentikan dermatitis kembali kambuh, maka sampo tersebut bisa kembali digunakan.
    - Lotion yang mengandung corticosteroid juga bisa dioleskan pada kulit kepala atau bagian tubuh lainnya.
    Pada wajah digunakan lotion yang hanya mengandung corticosteroid 1%. Pemakaian corticosteroid harus secara hati-hati, karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penipisan kulit dan gangguan lainnya.
    - Jika corticosteroid tidak dapat mengatasi ruam, kadang digunakan krim ketoconazole.

    2. Anak-anak.
    Untuk ruam bersisik tebal di kulit kepala, bisa dioleskan minyak mineral yang mengandung asam salisilat secara perlahan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut pada malam hari.
    Selama sisik masih ada, kulit kepala juga dicuci dengan sampo setiap hari; setelah sisiknya menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu.

    3. Bayi.
    Kulit kepala dicuci dengan sampo bayi yang lembut dan diolesi dengan krim hydrocortisone.
    Selama ada sisik, kulit kepala dicuci setiap hari dengan sampo yang lembut; setelah sisik menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu.



    Artikel Terkait:
    Baca juga:
    - Eksim
    - JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
    - Kadas / Kurap
    - PENYAKIT MULUT DAN GIGI
    - Obat tradisional untuk penyakit kulit
    - PENYAKIT THT
    - Penyakit kulit dan pencegahannya
    - PENYAKIT KELAMIN
    - Penyakit kulit pada bayi
    - PENYAKIT KULIT
    - Tinea Versikolor (panu)
    - PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
    - Dermatitis Seboreik
    - TIPS-TIPS KESEHATAN

    - DUNIA BAYI

    Baco Salengkapnyo...

    Tinea Versikolor (panu)

    DEFINISI
    Tinea Versikolor adalah suatu infeksi jamur yang menyebabkan timbulnya bercak-bercak putih sampai coklat muda pada kulit.


    PENYEBAB
    Tinea versikolor merupakan suatu infeksi yang agak sering terjadi (terutama pada dewasa muda), yang disebabkan oleh jamur Pytirosporum orbiculare.
    Jamur ini agaknya merupakan bagian dari flora normal pada kulit manusia dan hanya menimbulkan gangguan pada keadaan-keadaan tertentu.

    Bagian tubuh yang sering terkena adalah punggung, lengan atas, lengan bawah, dada dan leher. Lebih sering ditemukan di daerah beriklim panas dan berhubungan dengan meningkatnya pengeluaran keringat.


    GEJALA
    Tinea versikolor jarang menyebabkan nyeri atau gatal-gatal, tetapi menimbulkan bercak-bercak putih di kulit. Orang yang secara alami memiliki kulit yang gelap akan memiliki bercak-bercak terang/pucat, sedangkan orang yang secara alami memiliki kulit kuning langsat akan memiliki bercak yang lebih gelap.

    Bercak-bercak ini sering ditemukan di dada atau punggung dan bisa sedikit bersisik.
    Lama-lama beberapa bercak kecil akan bergabung membentuk bercak yang lebih besar.


    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Infeksi bisa terlihat lebih jelas dengan menggunakan sinar ultraviolet atau dengan melakukan pemeriksaan mikroskopis terhadap kerokan kulit yang terinfeksi.


    PENGOBATAN
    Biasanya digunakan sampo anti-ketombe, misalnya yang mengandung selenium sulfida 1%.
    Sampo ini dioleskan pada daerah yang terkena (termasuk kulit kepal) sebelum tidur dan dibiarkan semalaman, kemudian dibersihkan pada keesokan harinya. Pengobatan ini biasanya berlangsung selama 3-4 malam. Jika terjadi iritasi kulit, sebaiknya waktu pemakaian sampo dibatasi selama 20-60 menit atau diganti dengan obat lainnya.

    Obat lainnya yang digunakan untuk mengatasi tinea versikolor adalah anti-jamur clotrimazole, ketoconazole atau miconazole.


    PENCEGAHAN
    Seseorang yang pernah menderita tinea versikolor sebaiknya menghindari cuaca panas atau keringat yang berlebihan.

    Baco Salengkapnyo...

    Kadas / Kurap

    DEFINISI
    Penyakit Kurap atau Kurap atau Ringworm (tinea) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda dan bisanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Meskipun namanya, infeksi ringworm tidak berhubungan dengan cacing. Nama tersebut timbul karena tambalan kulit berbentuk gelang yang diciptakan oleh infeksi tersebut.


    PENYEBAB
    Berbagai jenis jamur.


    GEJALA
    Athlete's foot
    Disebut juga kadas/kurap di kaki, merupakan suatu infeksi jamur yang biasanya muncul pada cuaca panas/hangat. Biasanya disebabkan oleh Trichophyton atau Epidermophyton, yaitu jamur yang bisa tumbuh di daerah yang lembab dan hangat, diantara jari-jari kaki.

    Jamur bisa menyebabkan terbentuknya sisik-sisik yang sangat halus tanpa gejala lainnya atau sisik-sisik yang lebih kadar disertai ruam yang terasa gatal, kasar dan menimbulkan nyeri di sela-sela jari kaki dan di tepian kaki. Juga bisa terbentuk lepuhan yang berisi cairan. Jamur bisa menyebabkan kaki menjadi retak-retak sehingga terjadi infeksi bakteri, terutama pada penderita usia lanjut dan penderita gannguan aliran darah ke kaki.

    ringworm athlete's food

    Kadas/kurap di selangkangan
    Disebut juga jick itch dan bisa disebabkan oleh sejumlah jamur. Lebih sering ditemukan pada pria dan lebih sering terjadi pada cuaca hangat. Infeksi menyebabkan kemerahan berbentuk seperti cincin, kadang disertai lepuhan kecil di kulit sekitar selangkakan dan kulit paha atas bagian dalam. Bisa menimbulkan gatal-gatal dan bahkan nyeri. Meskipun telah diobati sering terjadi infeksi ulangan.

    Kadas/kurap di kulit kepala
    Penyebabnya adalah Trichophyton atau Microsporum. Penyakit ini sangat menular, terutama pada anak-anak. Bisa menyebabkan terbentuknya ruam merah bersisik yang kadang terasa gatal atau menyebabkan kerontokan rambut yang meninggalkan bercak pitak tanpa disertai ruam.

    ringworm tkapitis

    Kadas/kurap di kuku
    Penyakit kurap kuku (tinea unguium, onychomycosis) adalah infeksi kuku paling sering yang disebabkan oleh Trichophyton. Jamur bisa masuk ke dalam kuku, menghasilkan penebalan, tak bercahaya, dan kuku berubah bentuk. Infeksi lebih cukup sering terjadi pada kuku kaki dibandingkan kuku jari. Kuku kaki yang terinfeksi bisa terlepas dari tempat tidur kuku, remuk, atau berserpihan.

    Kadas/kurap pada badan
    Penyebabnya adalah Trichophyton. Infeksi biasanya menyebakan ruam berwarna pink sampai merah yang kadang membentuk bercak bundar dan tengahnya jernih. Kadas/kurap badan bisa ditemukan di setiap kulit tubuh.

    ringworm tkorporis dadaringworm tkoporis tangan kaki

    Kadas/kurap pada janggut
    Jarang terjadi. Sebagian besar infeksi yang menyerang janggut disebabkan oleh bakteri, bukan jamur. Jock itch (tinea cruris) lebih umum pada pria dibandingkan wanita dan terjadi lebih sering di udara hangat. Infeksi tersebut mulai pada lipatan kulit pada daerah kelamin dan bisa menyebar menuju paha dalam bagian atas. Biasanya skrotum tidak termasuk (tidak seperti infeksi jamur). Ruam memiliki sisik, pinggiran merah jambu. Jock itch bisa sangat gatal dan kemungkinan terasa sangat sakit. Orang yang rentan bisa mengalami infeksi berulang.


    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.


    PENGOBATAN

    • Amorolfine
    • Butenafine
    • Ciclopirox
    • Clotrimazole
    • Econazole
    • Haloprogin
    • Ketoconazole
    • Miconazole
    • Naftifine
    • Nystatin (hanya Candida)
    • Oxiconazole
    • Selenium sulfide (shampo untuk panu)
    • Sulconazole
    • Terbinafine
    • Terconazole
    • Tioconazole
    • Tolnaftate
    • Undecylenate
    Kebanyakan infeksi penyakit kurap, kecuali pada kulit kepala dan kuku, adalah ringan. Krim anti jamur biasanya menyembuhkannya. Banyak krim anti jamur efektif bisa dibeli tanpa resep; bedak anti jamur umumnya tidak bagus. Bahan aktif dalam obat-obatan anti jamur topikal termasuk miconazole, clotrimazole, econazole, oxiconazole, ciclopirox, ketoconazole, terbinafine, dan butenafine.

    Biasanya, krim dioleskan sekali atau dua kali sehari, dan pengobatan harus dilanjutkan untuk 7 sampai 10 hari setelah ruam hilang seluruhnya. Jika krim tersebut dihentikan dengan segera, infeksi tersebut tidak bisa dibasmi, dan ruam tersebut akan kembali. Ciclopirox dalam bentuk pernis kuku kemungkinan dicat pada infeksi jamur pada kuku. Pengobatan ini bisa memerlukan waktu sampai 1 tahun, meskipun begitu, dan masih tidak bisa efektif.

    Beberapa hari bisa terlewati sebelum krim anti jamur mengurangi gejala-gejala. Krim kortikosteroid seringkali digunakan untuk membantu menghilangkan rasa gatal dan sakit untuk beberapa hari pertama. Hidrokortison dosis-rendah tersedia bebas; kortikosteroid yang lebih keras memerlukan resep dan kemungkinan ditambahkan ke krim anti jamur.

    Untuk infeksi kulit dan infeksi kuku yang lebih serius atau membandel, seorang dokter bisa meresepkan obat anti jamur untuk digunakan dengan diminum, itraconazole, terbinafine, dan griseofulvin, semuanya efektif. Obat-obatan ini digunakan setiap hari. Beberapa dokter meresepkan fluconazole, yang kemungkinan diberikan sekali seminggu untuk 3 sampai 4 minggu untuk penyakit kurap pada tubuh. Penyakit kurap pada kuku memerlukan pengobatan lebih lama dengan itraconazole atau terbinafine : 6 minggu untuk jari kuku dan 12 minggu atau lebih untuk jari kaki. Sampai 1 tahun diperlukan untuk jari kaki baru untuk tumbuh. Terbinafine adalah obat paling efektif yang tersedia untuk mengobati penyakit kurap pada kuku.

    Griseofulvin dibutuhkan untuk pengobatan untuk jangka yag lebih lama. Meskipun begitu, penyakit kurap pada kuku tidak selalu bereaksi terhadap obat-obatan yang digunakan melalui mulut dan bisa kambuh bahkan setelah pengobatan tampaknya sangat berhasil. Penyakit kurap pada kepala bisa memerlukan pengobatan dengan obat-obatan yang digunakan dengan mulut untuk 4 sampai 6 minggu-atau bahkan lebih lama jika griseofulvin digunakan. Beberapa dokter memberikan kortikosteroid melalui mulut untuk anak dengan kerion pada kulit kepala.

    Jika infeksi penyakit kurap keluar, infeksi bakteri bisa juga telah terbentuk. Beberapa infeksi bisa memerlukan pengobatan dengan antibiotik, yang lainnya dioleskan pada kulit atau diberikan melalui mulut.

    Baco Salengkapnyo...

    Obat Tradisional untuk Penyakit Kulit

    Berbagai macam penyakit kulit seperti panu, kadas, kurap sudah tidak asing lagi di masyarakat Indonesia.

    Beberpa obat tradisional yang sering di gunakan untuk pengobatan penyakit kulit tersebut adalah:

    Kudis, gatal-gatal

    Untuk pengobatan luar, cukup ambil daun, kulit, batang, atau akar salam seperlunya. Cuci bersih, lalu giling halus sampai menjad adonan seperti bubur. Balurkan ke tempat yang gatal, kemudian dibalut.

    Borok, luka, dan kutil

    - Olesi dengan getah buah jambu monyet atau jambu mete (Anarcadium occidentale L) selama beberapa hari sampai luka mengering

    - Untuk kutil, petiklah 5 lembar DAUN DEWA, tumbuk daun hingga halus. Lumurkan daun yang telah halus pada tempat yang berkutil, buatlah sampai merekat, biarkan satu hari dan lepas ke esokan harinya

    Ragam penyakit kulit

    Bagi penderita penyakit kulit, gatal-gatal, dan luka, ramuan yang harus diracik adalah daun biduri dan minyak kelapa secukupnya. Daun itu diolesi minyak kelapa, lalu dilayukan di atas pengapian.

    Setelah itu, daun ditempel ke bagian kulit yang luka atau gatal. Sebelum diobati, kulit yang luka dicuci dulu dengan air hangat atau alkohol 70 %.

    Bisul, eksim, dan penyakit-penyakit kulit

    Helaian mahkota bunga teratai ini dibakar, akan menghasilkan abu yang juga berkhasiat sebagai obat. Abu ini bisa dimanfaatkan sebagai obat luar untuk menyembuhkan bisul, eksim, dan penyakit-penyakit kulit. Sedangkan serbuk dan benang sari bunga teratai jika dicampur madu dan keju akan menjadi obat penyakit wasir.

    Kudis pada Anak-anak

    Anak-anak yang terkena kudis dianjurkan mandi dengan rebusan air brotowali. Cara membuat air rebusannya: ambil batang brotowali 1m, di rajang atau potong kecil2, rebus dengan 4 liter air hingga mendidih, masukkan air rebusan ke dalam emberdan tambahkan air dinngin, mandikan anak sambil merendam tubuhnya.

    Eksim

    - Parut rimpang jahe, lalu di peras

    - Campur dengan parutan lobak

    - Oleskan ramuan ke bagian kulit yang terkena eksim

    Lengkuas untuk: Panu, kadas, kudis, koreng, borok

    Pengobatan: Pengobatan luar, di oles di tempat yang sakit

    Cara membuat: - Tumbuk halus rimpang lengkuas dengan bawang putih (perbandingan 1:4, 1 rimpang 4 bawang putih) sampai jadi bubur

    - Oleskan/tempelkan di tempat yang sakit

    - Untuk kurap yang telah menahun, tambahkan ramuan tadi dengan cuka

    - Untuk Panu: sediakan rimpang segar, cacah hingga timbul seratnya, gosokkan pada bagian yang sakit.



    Artikel Terkait:
    - Eksim
    - Obat tradisional untuk penyakit kulit
    - Penyakit kulit dan pencegahannya
    - Penyakit kulit pada bayi

    Baca juga:
    - JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
    - PENYAKIT MULUT DAN GIGI
    - PENYAKIT THT
    - PENYAKIT KELAMIN
    - PENYAKIT KULIT
    - PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
    - TIPS-TIPS KESEHATAN

    Baco Salengkapnyo...

    Penyakit Kulit dan Pencegahannya

    Penyakit Kulit - Penyakit kulit yang dibahas disini adalah penyakit kulit yang tidak berbahaya atau dalam arti kata lain tidak akan menimbulkan dampak buruk terhadap kelangsungan hidup orang terkena penyakit tersebut, namun cenderung lebih kepada rasa gatal-gatal yang dialami oleh si penderita atau mungkin juga barakibat rasa malu atau kurang percaya diri.

    Berikut adalah beberapa jenis penyakit kulit yang dimaksutkan, sekaligus akan dibahas juga cara pencegahannya.

    1. Kudis

    Kudis adalah penyakit kulit yang menular, penyakit ini dalam bahasa ilmiah disebut scabies, memiliki gejala gatal, dan rasa gatal tersebut akan lebih para pada malam hari. Sering muncul di tempat-tempat lembab di tubuh seperti misalnya, tangan, ketiak, pantat, kunci paha dan terkang di celang jari tangan atau kaki.

    Cara Pencegahan penyakit kudis dapat dilakukan dengan mencuci sperai tempat tidur, handuk dan pakaian yan dipakai dalam 2 hari belakangan dengan air hangat dan deterjen.


    2. Kurap

    Penyakit Kurap merupakan suatu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh fungsi. Gejala kurap mulai dapat dikenali ketika terdapat baian kecil yang kasar pada kulit dan dikelilingi lingkaran merah muda. Kurap dapat dicegah dengan cara mencuci tangan yang sempurna, menjaga kebersihan tubuh, dan mengindari kontak dengan penderita.

    Kurap dapat diobati dengan anti jamur yang mengandung mikonazol dan kloritomazol dengan benar dapat menghilangkan infeksi.

    3. Panau

    Panau atau Panu adalah salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Penyakit panau ditandai dengan bercak yang terdapat pada kulit disertai rasa gatal pada saat berkeringat. Bercak-bercak ini bisa berwarna putih, coklat atau merah tergantung warna kulit si penderita.
    Panau paling banyak dijumpai pada remaja usia belasan. Meskipun begitu panau juga bisa ditemukan pada penderita berumur tua.

    Cara pencegahan penyakit kulit Panau dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit, dan dapat diobati dengan obat anti jamur yang dijual di pasaran, dan dapat juga diobati dengan obat-obatan tradisional seperti daun sirih yang dicampur dengan kapur sirih dan dioleh pada kulit yang terserang Panau.




    Artikel Terkait:
    - Eksim
    - Obat tradisional untuk penyakit kulit
    - Penyakit kulit dan pencegahannya
    - Penyakit kulit pada bayi

    Baca juga:
    - JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
    - PENYAKIT MULUT DAN GIGI
    - PENYAKIT THT
    - PENYAKIT KELAMIN
    - PENYAKIT KULIT
    - PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
    - TIPS-TIPS KESEHATAN

    Baco Salengkapnyo...

    Eksim


    Apakah Eksim Itu?

    Eksim atau Dermatitis adalah istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang mana kulit tampak meradang dan iritasi. Keradangan ini bisa terjadi dimana saja namun yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki. Jenis eksim yang paling sering dijumpai adalah eksim atopik atau dermatitis atopik.

    Gejala eksim akan mulai muncul pada masa anak anak terutama saat mereka berumur diatas 2 tahun. Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang dengan bertambahnya usia, namun tidak sedikit pula yang akan menderita seumur hidupnya. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan.


    Apa Saja Gejala Eksim?

    Dimanapun lokasi timbulnya eksim, gejala utama yang dirasakan pasien adalah gatal. Terkadang rasa gatal sudah muncul sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah, lutut, tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain.

    Daerah yang terkena akan terasa sangat kering, menebal atau keropeng. Pada orang kulit putih, daerah ini pada mulanya akan berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Sementara itu pada orang dengan kulit lebih gelap, eksim akan mempengaruhi pigmen kulit sehingga daerah eksim akan tampak lebih terang atau lebih gelap.


    Apa Yang Menjadi Penyebab Eksim?

    Penyebab dari eksim sebenarnya belum diketahui dengan pasti, namun beberapa ahli mencurigai eksim berhubungan dengan aktifitas daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. Oleh karena itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma.

    Tiap tiap orang mempunyai pencetus eksim yang berbeda beda. Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain. Gejala yang timbul pun bervariasi, ada yang gatalnya ringan tetapi rasa panas yang dominan, ada pula yang sebaliknya. Infeksi saluran nafas bagian atas atau flu juga bisa menjadi pencetus timbulnya eksim. Stress yang dialami penderita akan membuat gejala menjadi lebih buruk.

    Meskipun penyembuhan eksim sangat sulit dilakukan, namun pada banyak kasus, pasien dapat mengurangi terjadinya kekambuhan dengan melakukan pengobatan yang tepat dan menghindari iritan/alergen yang menyebabkan eksim. Perlu diingat, penyakit ini tidak menular dan tidak akan menyebar dari satu orang ke orang yang lain.


    Bagaimana Cara Pengobatannya?

    Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah, seperti saat habis mandi sehingga lotion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit. Kompres dingin juga diduga dapat mengurangi rasa gatal yang terjadi.

    Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid seperti hydrokortison diberikan untuk mengurangi proses inflamasi atau keradangan. Untuk kasus kasus yang berat, dokter akan memberikan tablet kortikosteroid dan apabila pada daerah eksim telah terinfeksi maka bisa diberikan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang terlalu berat, dan cyclosporin untuk penderita yang tidak berespon terhadap semua jenis pengobatan yang diberikan.


    Bagaimana Cara Pencegahannya?

    Munculnya eksim dapat dihindari dengan melakukan beberapa tips dibawah ini :
    Jaga kelembaban kulit.
    Hindari perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak.
    Hindari berkeringat terlalu banyak atau kepanasan.
    Kurangi Stress.
    Hindari pakaian yang menggunakan bahan yang menggaruk seperti wool dan lain lain.
    Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras, deterjen dan larutan lainnya.
    Hindari faktor lingkungan lain yang dapat mencetuskan alergi seperti serbuk bunga, debu, bulu binatang dan lain lain.
    Hati hati dalam memilih makanan yang bisa menyebabkan alergi.



    Artikel Terkait:
    - Eksim
    - Obat tradisional untuk penyakit kulit
    - Penyakit kulit dan pencegahannya
    - Penyakit kulit pada bayi

    Baca juga:
    - JENIS PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA
    - PENYAKIT MULUT DAN GIGI
    - PENYAKIT THT
    - PENYAKIT KELAMIN
    - PENYAKIT KULIT
    - PENYAKIT MENULAR DARI SATWA LIAR
    - TIPS-TIPS KESEHATAN

    Baco Salengkapnyo...