Entri Populer

Samarajiwa. Diberdayakan oleh Blogger.

Waspadai, Diet Ketat Memperburuk Suasana Hati

VIVAnews - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa diet untuk mengurangi kalori sangat berpengaruh pada suasana hati. Mood menjadi tidak baik! Nah, untuk menjaga agar Anda tetap dapat memiliki hari-hari yang menyenangkan, meskipun saat berdiet, sebenarnya bagaimana aturan diet yang tepat seperti dikutip dari Fitness Magazine.

Salah satu responden mengatakan jika dirinya menjadi lebih sering meluapkan
emosi saat seseorang menawarkan makanan atau hanya terlihat makan di hadapannya.
“Saya merasa memiliki bentuk tubuh yang kurang menarik, dan akhirnya memilih untuk melakukan diet ketat untuk itu. Mulai dengan gaya hidup super sehat, olahraga setiap hari untuk membakar kalori, dan mengonsumsi lebih banyak protein. Tetapi, saya menjadi gampang sekali menangis saat melihat suami dan anak saya makan di depan saya,” kata responden itu.

Studi lain yang diterbitkan Journal of Consumer Research juga menuliskan jika seseorang yang hanya mengonsumsi apel untuk program diet, cenderung memilih film yang berbau kekerasan. Film seperti ini memberikan dorongan kepada mereka untuk kemudian melakukan olahraga.

Tapi, sebenarnya Anda bisa menjalankan gaya hidup sehat atau diet sekalipun dengan tetap bahagia. Seperti dikatakan Elizabeth Somer, RD, dalam bukunya Eat Your Way to Happiness, Anda tidak perlu melakukan cara ekstrem untuk mendapatkan tubuh langsing, ada cara yang lebih mudah dan menyenangkan.

Tips pertama untuk keberhasilan membentuk tubuh adalah mengurangi konsumsi makanan dan melakukan lebih banyak olahraga. Beri asupan 1.300 hingga 1.500 kalori per hari, dan buang 500 kalori dengan olahraga.
Pemangkasan kalori yang terlalu banyak meningkatkan serotonin kimia pada otak yang membuat Anda susah tidur dan kesulitan mengontrol kemarahan, demikian hasil dari penelitian Biological Psychiatry.

University of California, San Francisco, juga melakukan studi pada wanita yang hanya mengonsumsi 1.200 kalori setiap harinya, dan menemukan bahwa hormon stres kortisol bekerja lebih aktif, sehingga lebih mudah merasakan stres.

Jika Anda berniat melakukan diet, lakukan secara bertahap dengan mengurangi asupan 50 kalori setiap harinya. Ini memang membutuhkan kesabaran dalam mendapatkan hasil yang diinginkan, namun gula darah, energi, dan suasana hati akan tetap stabil.
Untuk mengimbangi menu diet, tambahkan konsumsi salmon dan macarel yang mengandung lemak sehat serta membantu penurunan berat badan. Tetapi, jika tidak suka ikan, Anda dapat menggantinya dengan almond.

Sumber makanan tersebut banyak mengandung omega-3, asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) yang dapat meningkatkan kemampuan otak serta suasana hati yang lebih baik.

"Sekitar 60 persen dari otak terdiri atas lemak, dan lemak omega-3 sangat penting untuk fungsi neuron yang tepat," kata Drew Ramsey, MD, asisten profesor klinis psikiatri di Columbia University.
Diet rendah karbohidrat juga dikatakan sebagia diet yang paling berhasil membangkitkan rasa marah. Ini karena kurangnya gula yang banyak terkandung pada sumber karbohidrat, seperti nasi. Membatasi karbohidrat pun menghambat kemampuan otak untuk memperbaiki suasana hati.
Hal ini seperti itu diungkapkan dalam Archives of Internal Medicine, bahwa orang-orang yang mengikuti diet rendah karbohidrat memiliki skor lebih tinggi terhadap kemarahan, kebingungan, dan depresi. (art)

Baco Salengkapnyo...

Kontrol Stres Anda Agar Kerja Otak Tetap Stabil

depression





Hidup dibuat mudah saja sekali pun banyak masalah menghimpit Anda. Kalau terlalu memaksakan diri sehingga membuat pikiran selalu stres, justru malah akan mengganggu kerja memori di otak Anda. Inilah buruknya memelihara stres tanpa kontrol dalam keseharian. Stres akan memicu kerusakan prefrontal cortex. Bagian dari otak ini berfungsi sebagai
pemimpin dalam hampir semua pekerjaan di otak. Proses analisa kognitif dan pemikiran abstrak bahkan berlangsung di bagian ini. Kalau prefrontal cortex bermasalah, maka Anda kurang mampu merespon dengan baik berbagai hal di sekitar Anda. Kalau terus-terusan stres, kemampuannya semakin menurun yang berimbas pada kemampuan daya ingat Anda.
Oleh karena itu, hadapi stres itu dengan bijak. Lakukan relaksasi yang diperlukan agar otak Anda beristirahat. Semakin Anda stres, penerimaan sinyal glutamate melemah dan kerja otak ikut menurun yang turut berefek pada memori. Sinyal glutamate ini penting artinya dalam menjaga prefrontal cortex tetap bekerja lebih stabil.
Pernah dengar hormon kortisol? Hormon ini ikut diproduksi kala seseorang berada dalam tekanan. Kortisol kerap disebut hormon stres yang menghalangi kerja otak dalam mengingat atau memproses tindakan. Akhirnya, orang stres pun kerap terlihat ling-lung atau kebingungan. Di sana tejadi ketidaksepahaman anatar bagian otak sati dengan yang lain.
“Reseptor yang mengalami gangguan dapat mengubah otak yang semula bekerja dengan baik menjadi lemah seperti pada orang-orang lanjut usia,” kata Dr. Joyce Yau, dikutip Huffington Post.

Baco Salengkapnyo...

Kurang Tidur Dapat Memicu Penurunan Daya Ingat

LENSAINDONESIA.COM: Kebiasaan susah tidur malam mendekatkan Anda dengan gangguan masalah memori. Peneliti Amerika menemukan mereka yang mengalami kesulitan tidur dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena Alzheimer.
Penyakit Alzheimer adalah sebuah penyakit neurodegeneratif atau penurunan fungsi saraf otak. Daya ingat penderita sangat merosot hingga tidak bisa mengurus dirinya sendiri.
Peneliti dari Washington University School of Medicine di St.Louis menemukan bahwa otak orang dengan pola tidur buruk memiliki lebih banyak penumpukan plak amiloid, gumpalan protein yang merupakan ciri dari penyakit Alzheimer.
Tim peneliti memantau pola tidur dari 100 relawan sehat berusia 45-80 tahun selama 14 malam. Setengah dari jumlah partisipan memiliki riwayat keluarga dengan penyakit Alzheimer.
Dalam penelitian, peneliti memasang sebuah alat untuk mengukur tidur peserta selama dua minggu. Peneliti juga menganalisis buku harian dan hasil kuesioner peserta.
Peneliti menemukan orang terbangun hingga lebih dari lima kali setiap jam dan orang yang menghabiskan kurang dari 85 persen waktunya di tempat tidur untuk tidak benar-benar tidur, lebih mungkin untuk memiliki plak amiloid di otaknya dibandingkan mereka yang mudah tidur.
“Terganggunya kualitas tidur berkaitan dengan penumpukan plak amiloid, penanda ciri dari Alzheimer, di otak orang-orang sehat yang sebelumnya tidak memiliki gangguan memori,” papar Dr El-Yo Ju, yang dilansir melalui Foxnews. Noviar

Editor: Rosdiansyah

Baco Salengkapnyo...

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit Alzheimer

Aliza Marcella
ilustrasi
ilustrasi
Selain berisiko terkena penyakit Alzheimer, kurang tidur juga membuat kelelahan dan memicu disfungsi ereksi.
NEW YORK, Jaringnews.com - Kurang tidur membuat beragam penyakit menunggu di depan mata. Selain mengakibatkan kelelahan dan memicu disfungsi ereski, kurang tidur bisa menimbulkan risiko penyakit Alzheimer.

Memang, penyakit Alzheimer tidak menular, tetapi sindrom penyakit ini mirip dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang sama, sehingga kemampuan otak tampak menurun. Penyakit yang dapat diketahui dengan tes darah itu biasanya menyerang para manula.

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Washington University, Amerika Serikat, St.Louis memantau pola tidur dari 100 orang sehat berusia 45-80 tahun dengan setengah dari mereka memiliki riwayat keluarga penyakit Alzheimer. Hasilnya, ditemukan mereka yang bangun lebih pagi dari lima kali dalam satu jam memungkinkan memiliki akumulasi plak amiloid dibandingkan dengan gangguan tidur yang lebih sedikit.

Amiloid plak protein merupakan ciri dari penyakit Alzheimer, suatu kondisi yang mempengaruhi setidaknya 5.4 juta orang Amerika. Penyakit ini mencuri memori dan kemampuan penalaran. Karakteristik ini dapat dideteksi dengan scan otak dan tes cairan tulang belakang, dan dapat muncul sebelum gejala Alzheimer dimulai.

Studi menunjukkan 25 persen dari peserta memiliki indikator praklinis penyakit Alzheimer. Peneliti juga menemukan, orang yang kurang tidur cenderung memiliki indikator yang lebih efisien untuk tahap awal Alzheimer daripada mereka yang tidur tanpa gangguan. Sementara rata-rata jam tidur orang sekitar delapan jam, dan dapat menjadi 6,5 jam apabila mereka bangun di tengah malam.

"Kami mulai melihat durasi tidur, tetapi tampaknya kualitas tidurlah yang lebih penting untuk hubungan asosiasi (kualitas tidur dan penyakit Alzheimer)," kata Dr. Yo-El Ju, peneliti dan asisten profesor di neurolgi seperti dinukil Medicmagic.

Hasil dari penelitian ini akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Academy of Neurology bulan april mendatang di New Orleans.
(Aml / Kru)

Baco Salengkapnyo...

ada apa dengan lingkar Kepala dan Ubun-Ubun Anak anda

http://samarajiwa.blogspot.com
sahabat setia blog samarajiwa yang hebat, kali ini postingan samarajiwa berjudul ada apa dengan lingkar Kepala dan Ubun-Ubun Anak anda semoga bermanfaat untuk sobat samarajiwa.blogspot.com semua.selamat membacaOrang tua dan dokter sebaiknya tak mengabaikan pertumbuhan lingkar kepala anaknya dan kondisi ubun-ubun anak. Setiap kali melakukan pemeriksaan berat dan tinggi badan bayi atau imunisasi, sebaiknya dokter anak atau praktisi kesehatan lain seperti bidan dan kader posyandu agar mengukur lingkar kepala bayi secara rutin untuk mengetahui pertumbuhan otaknya.

Selain mengukur lingkar kepala, memeriksa ubun-ubun anak sangat perlu dilakukan guna mengetahui perkembangan otak anak. Tumbuh dan berkembang seorang anak sangat penting dan merupakan investasi terbaik bagi masa depannya. Gangguan pertumbuhan khususnya gangguan pertumbuhan ukuran kepala dan kondisi ubun-ubun anak sangat penting dilakukan sejak usia di bawah 3 tahun.

Sebagian dokter dan orang tua kadang kurang memperhatikan ukuran lingkar kepala bayi saat melakukan pemeriksaan rutin di praktek. Selama ini yang sering menjadi fokus utama adalah pertumbuhan berat badan, tinggi badan, pemberian susu, makan dan kondisi penyakit anak. Pertumbuhan lingkar kepala dan pemantauan ubun-ubun sering diabaikan. Padahal, hal itu sangat penting untuk mendeteksi sejak dini gangguan perkembangan otak dan gangguan lainnya. Bila terlambat dalam mendeteksinya maka daat memperberat kelaianan yang sudah ada. Mengukur lingkar kepala adalah hal yang penting, karena bisa melihat pertumbuhan otaknya setiap bulan. Bila melakukan secara rutin ukuran lingkar kepala maka sekaligus mengevaluasi volume otak. Kalau ukuran lingkar kepala si bayi tak pernah dipantau, maka tak akan pernah tahu apakah ukurannya normal atau tidak.

Meski ukuran kepala tak ada pengaruhnya dengan kecerdasan bayi tetapi ukuran lingkar kepala berkaitan dengan volume otak. Volume normal otak bayi baru lahir adalah 350 gram. Bila diameter kepala bayi sekitar 30 cm, maka volume otaknya bisa kurang dari itu. Tetapi bukan berarti bila volumenya banyak anak jadi cerdas. Begitu juga perbedaan bentuk kepala, tak ada kaitan sama sekali denga kecerdasan dan volume otak.

Selain mengukur lingkar kepala, memeriksa ubun-ubun anak sangat perlu dilakukan guna mengetahui perkembangan otak anak. Ubun-ubun pada bayi menandai perkembangan dan pertumbuhan otak anak berlangsung secara normal atau tidak. Penutupan ubun-ubun yang normal berlangsung pada usia 6 sampai 18 bulan. Bila bayi ubun-ubunnya sudah menutup atau proses menutupnya terlalu cepat dari waktu yang normal, harus dikenali penyebabnya. Beberapa gangguan dengan terlalu cepat menutupnya ubun-ubun besar berkaitan dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan khususnya otak dan kecerdasan anak. Bayi atau anak dengan gangguan ukuran besar kepala ini kadang disertai dengan ubun-ubunnya telah tertutup semenjak lahir. Kondisi bayi seperti ini, perkembangan otaknya akan terganggu. Bila perkembangan otak tidak optimal biasa perkembangan motorik dan kecerdasannya juga tidak optimal.

Lingkar kepala dan ubun-ubun

Ukuran lingkar kepala berkaitan dengan volume otak. Bila ukuran lingkar kepala si bayi tak pernah dipantau asecara rutin, maka dokter dan orang tua tak akan pernah tahu apakah ukurannya normal atau tidak. Ukuran lingkar kepala bayi dan anak memang berbeda-beda pada setiap individu. Paramater yang sering dipakai oleh seorang klinisi untuk menentukan batas normal ukuran lingkar kepala dengan memakai skala Nellhaus. Ukuran lingkar kepala normal sekitar 30 sampai 37 cm. Pertumbuhan lingkar kepala akan bertambah 2 cm setiap bulan pada usia 0-3 bulan. Pada usia 4-6 bulan akan bertambah 1 cm per bulan, dan pada usia 6-12 bulan pertambahannya 0,5 cm per bulan. Sampai usia 5 tahun biasanya sekitar 50 cm. Usia 5-12 tahun hanya naik sampai 52-53 cm setelah usia 12 tahun akan menetap tidak akan membesar lagi.

Ubun-ubun atau fontanel adalah bagian kecil dari kepala bayi yang lunak. Ubun-ubun muncul karena setelah beberapa bulan dilahirkan, tulang-tulang kepala bayi belum menyambung satu sama lain. Meski begitu, posisinya sudah terbentuk berdampingan dan rapi. Walaupun terlihat sangat rapuh, ubun-ubun sebenarnya cukup kuat karena dilindungi membran, yaitu lapisan tipis jaringan yang menutupi permukaan. Terdapat dua jenis ubun-ubun, yaitu anterior fontanel dan posterior fontanel. Anterior Fontanel merupakan ubun-ubun yang terdapat di puncak kepala bayi. Lebarnya mencapai kurang lebih 5 cm. Bila ubun-ubun besar cekung bisa disebabkan karena kekurangan cairan. Sebaliknya bila menonjol harus dicuriga gangguan dalam susunan saraf otak berupa peningkatan tekanan di dalam kepala.

Dalam keadaan normal ubun-ubun besar (UUB) sekitar 90-95% akan menutup pada usia 19-24 bulan. Jika di bawah usia itu sudah menutup disebut Craniosynostosis. Biasanya gangguan ini disertai dengan ukuran lingkar kepala yang kecil. Sebaliknya bila ubun-ubun terlambat menutup bisa disebabkan karena hidrosefalus, sindroma down, kekurangan hormon tiroid dan berbagi penyakit lainnya

Dampak yang bisa terjadi pada Craniosynostosis adalah sel-sel otak tak bisa berkembang karena tidak ada ruang. Gangguan yang muncul antara lain kelumpuhan otak seperti cerebral palsy . Semakin dini ubun-ubun menutup, semakin berat dampak yang terjadi. Selain apakah penutupan itu diikuti oleh penutupan tulang-tulang ubun-ubun yang lain karena jika semua tulang ubun-ubun itu menutup dampaknya akan lebih berat. Demikian pula jika ubun-ubun itu sudah menutup saat bayi berada dalam kandungan, maka dampaknya akan lebih berat dan penanganannya pun lebih kompleks.

Faktor yang berpengaruh

Proses petumbuhan dan perkembangan susunan saraf pusat dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan. Ketidaknormalan ubun-ubun pertumbuhan ukuran lingkar kepala anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor yang paling sering adalah keturunan. Ukuran lingkar kepala anak tidak jauh berbeda dengan ukuran lingkar kepala dengan salah satu orang tuanya bila mereka dewasa kelak. Faktor lain yang berpengaruh adalah gangguan saat dalam kandungan bisa karena infeksi kehamilan, kelainan kromosom atau kelainan genetik.

Pada beberapa kasus-kasus mikrosefali atau makrosefali dapat juga dianggap normal atau disebut familial. Pada kasus seperti ini biasanya tidak disertai kelainan persarafan dan tumbuh atau berkembangnya anak lainnya. Biasanya orang tua si bayi juga memiliki lingkar kepala yang hampir sama. Bila bayi dengan kelainan makrosefali, ternyata orang tuanya juga makrosefali. Sehingga bila anak ukuran lingkar kepalanya tidak normal, maka sebaiknya diukur juga lingkar kepala orang tuanya.

Mikrosefali dan Makrosefali

Gangguan ukuran kepala dikatakan tidak normal bila besar lukuran lingkar kepala bayi kurang atau lebih dari 2 Standard Deviasi sesuai usia menurut skala Nelhaus. Jika ukuran lingkar kepala bayi lebih kecil dengan perbedaan sebesar 2 standar deviasi dari ukuran normal, maka disebut kelainan mikrosefali. Namun, bila ukuran lingkaran kepala si bayi lebih besar daripada ukuran normalnya, disebut makrosefali.

Mikrosefali atau gangguan pertumbuhan lingkar kepala yang kurang sesuai normal sering disebabkan gangguan saat dalam kandungan bisa karena infeksi kehamilan seperti infeksi TORCH (toksoplasma, rubella, sitomegalo virus, dan herpes), kelainan kromosom atau kelainan genetik. Penyebab lainnya karena gangguan secara keseluruhan, pertumbuhan fisik bayi kecil maka kepalanya juga kecil. Hal ini biasanya disebabkan karena faktor genetik atau asupan gizi ibu ke bayi kurang.

Kelainan mikrosefali bisa mempengaruhi kemampuan otak bayi. Kalau perkembangan otak nggak sempurna, maka kemampuan berpengaruh pada kemampuan intelegensi, kemampuan motorik, kemampuan emosi, sosial, dan sebagainya.

Bila ukuran lingkaran kepala si bayi lebih besar daripada 2 standar ukuran normal dikatakan kelainan makrosefali. Sebenarnya hanya sebagian kecil kasus makrosefali yang termasuk normal. Sebagian besar kasus makrosefali disebabkan karena hidrosefalus, yaitu kepala besar karena cairan di dalam otaknya berlebihan. Bila dicurigai kelainan makrosefali harus pula dilakukan pemeriksaan penuinjang lainnya karena kita tidak bisa menduga kelainan struktur di dalam otaknya. Untuk mengetahui kelainan hidrosefalus dan ganguan lainnya dapat dilakukan pemeriksaan USG atau CT-scan.

Hidrosefalus adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal) atau akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital.

Penyebab Hidrosefalus terbagi dua, yakni Kongenital; disebapkan ganguan perkembangan janin dalam rahim misalnya Malformasi Arnold Chiari atau infeksi intrauterine. Gejala yang dapat ditemui pada seorang anak dengan hidrosefalus tergantung penyebabnya serta umur penderita. Bila penyebabnya kelainan bawaan, gejalanya didapati saat belum lahir atau pada masa bayi. Bila gejala timbul saat bayi di kandungan kadang-kadang sudah meninggal di kandungan.

Bila dilihat secara anatomis Hidrosefalus dibagi 2, yaitu hidrosefalus non-komunikans (tersumbat) dan hidrosefalus komunikans. Hidrosefalus non-komunikans disebabkan kelainan bawaan, tumor, dan infeksi.Kondisi itu terjadi karena ada penyumbatan di tempat tertentu di dalam otak, di jalan sempit yang dilalui cairan otak waktu mengalir keluar dari rongga ventrikel otak.

Hidrosefalus komunikans disebabkan kelainan bawaan atau didapat, misalnya setelah sakit radang selaput otak (meningitis) atau perdarahan di bawah selaput otak. kelainan yang terjadi adalah penyerapan cairan otak yang tak memadai di tempat penyerapannya (rongga subarahnoid). Produksi cairan otak yang berlebihan dapat disebabkan karena tumor, meski jarang. Beberapa infeksi di dalam kandungan juga dapat menyebabkan terjadinya hidrosefalus. Biasanya infeksi ini terjadi pada kehamilan muda sampai trimester kedua.

Manifestasi klinis hidrosefalus adalah lingkar kepala membesar, fontanel antrior menonjol. Vena pada kulit kepala dilatasi dan terlihat jelas pada saat bayi menangis. Terdapat bunyi creckedpot (tanda Macewen) disertai mata melihat kebawah, mudah terstimulasi, lemah dan kemampuan makan berkurang. Opisthotonus, dan spatik pada ekstremitas bawah. Pada bayi dengan malformasi mulut, bayi mengalami kesulitan menelan. Bunyi nafas keras (stridor), kesulitan bernafas, apnea (henti napas), tidak ada refleks muntah, sakit kepala, papil edema (pembengkakan persarafan mata), strabismus (juling), ataxia (gangguan keseimbangan), letargi (lemah), bingung, dan bicara inkoheren.

Pencegahan

Pertumbuhan otak anak adalah proses yang sangat penting proses penting lainnya adalah periode tercepat pertumbuhan otak terjadi pada trimester 3 hingga usia 3 tahun. Pada usia anak khususnya tiga tahun pertama, merupakan masa penting periode “Golden Age” karena perkembangan otak luar biasa. Karena proses perkembangan otak berlangsung sangat cepat selama masa tersebut. Kondisi ini juga termasuk periode rawan atau kritis karena hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Berat otak pada waktu lahir rata-rata 350 gram. Pada usia 1 tahun, volume otak 1.000 gram dan pada usia 2 tahun beratnya 1.200 gram. Sedangkan volume otak orang dewasa hanya 1400 gram pada pria dan 1.250 gram pada wanita. Proses petumbuhan dan perkembangan otak bayi dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan.

Pencegahan sejak dini untuk menghindari terjadinya kelainan-kelainan gangguan lingkar kepala dan otak. Melakukan konseling sebelum menikah sejak merencanakan untuk punya anak sangat penting. Kontrol secara teratur ke dokter kandungan untuk mendeteksi adanya kelainan kehamilan sejak dini khususnya infeksi TORCH.

Beberapa nutri makanan diyakini meningkatkan perkembangan sistem saraf pusat di otak dan sirkulasi oksigen dan replikasi DNA seperti DHA dan AA , zat besi, taurin, kolin dan zinc. Sumber nutrisi yang utama berbagai kandungan tersebut banyak didapatkan di dalam ASI. Sehingga pemberian ASI tidak bisa disangkal lagi tidak bisa dikalahkan oleh pemberian susu formula yang manapun.


demikianlah postingan ada apa dengan lingkar Kepala dan Ubun-Ubun Anak anda  jika dirasa bermanfaat, silahkan di share untuk teman 

teman sahabat samarajiwa yang lain. salam hebat samarajiwa

Baco Salengkapnyo...

penyakit yang menyebabkan gangguan gyrus otak

BIOLOGI GONZAGA SYNDROMA MANUSIA

Beberapa penyakit hanya menyebabkan gangguan sistem kekebalan yang ringan masa pertumbuhan otak 02 tahun dapat mengakibatkan gangguan intelektual yang ...
blogspot.com

ADHD Attention Deficit Hyperactivity Disorder Rawatan ADHD

Penyakit Otak Progresif Rawatan Gangguan Sistem Penghadaman Rawatan Sakit Faktor lain yang menyebabkan kanakkanak bersikap aktif ...
thetole.org

Epilepsi sindrom THE MEDICAL NEWS from NewsMedicalNet

Penyakit yang biasanya diklasifikasikan dalam otak patogenesis infark semua bisa menyebabkan epilepsi fokus di daerah otak yang amigdala dan parahippocampal gyrus ...
news-medical.net

Masalah Mental Adalah Penyakit Yang Melibatkan Gangguan Pada

Masalah mental adalah penyakit yang melibatkan gangguan pada fungsi otak yang boleh menyebabkan perubahan kepada proses pemikiran perasaan dan tingkah laku seseorang ...
scribd.com

Group MRomandhon Distributor Tianshi Menyembuhkan Penyakit

besar kasus terjadi secara mendadak sangat cepat dan menyebabkan kerusakan otak Kini saya dapat melaksanakan kegiatan pekerjaan tanpa gangguan penyakit yang ...
blogspot.com

Infetcted Diseases And Non Infected

Gangguan dan atau perebakan AIDS yaitu suatu penyakit yang sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf jantung atau otak Sifilis yang tak ...
blogspot.com

Membedakan Gangguan Jiwa dan Kerasukan Setan Facebook

Ada pandangan yang keliru dalam masyarakat mengenai gangguan Skizofrenia adalah penyakit yang tuna susila yang menyebabkan racun masuk ke dalam otak atau ...
facebook.com

Kesehatan Untuk Semua

Logam berat dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan syaraf dan penyakit lainnya karena bisa menyebabkan komplikasi yang lebih jauh ke telinga bahkan sampai ke otak...
wordpress.com

Assalamualaikum

medulla spinalis merupakan penyakit yang defisit sensorik ringan tetapi dapat menyebabkan gangguan motorik yang disebabkan oleh adanya sawar darah otak yang ...
abatasa.com

HIV AIDS IluniFK83

Infeksi HIV juga menyebabkan gangguan pada fungsi limfosit B limfosit yang Toksoplasma otak awitan fokal neurologikal yang abnormal konsisten dengan penyakit ...
ilunifk83.com

Baco Salengkapnyo...

Susah Tidur? Delapan Hal Inilah Penyebabnya (1)

Add caption

REPUBLIKA.CO.ID, Ketika gangguan tidur terjadi lebih dari satu bulan, ada baiknya Anda mulai memerhatikan sejumlah faktor pemicu. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin saja menyebabkan Anda menjadi 'manusia kelelawar' belakangan ini.

Sakit
Dalam satu studi terungkap bahwa dari sekitar 15 persen orang yang menderita penyakit kronis, setidaknya dua per tiga dari mereka dilaporkan mengalami kesulitan tidur. Sakit punggung, sakit kepala, dan masalah pada persendian menjadi penyebab utama sulit tidur.

Stres dan masalah mental
Insomnia adalah paduan dari gejala dan akibat dari depresi dan kegelisahan. Karena otak menggunakan 'sinyal' serupa untuk mengatur jadwal tidur dan emosi, sangat sulit untuk menentukan mana yang harus dimunculkan lebih dulu. Situasi atau kejadian yang membuat stres, seperti masalah uang atau perkawinan, sangat ampuh untuk memicu insomnia. Bahkan, bisa jadi masalah ini akan berkepanjangan.

Mengorok
Dalam sejumlah kasus, mengorok merupakan gejala dari sleep apnea, kelainan yang dikaitkan dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.

Jet lag
Melintasi zona waktu bisa mengacaukan jam biologis ini. Jam inilah yang memerintahkan otak Anda tidur ketika gelap dan terbangun saat terang. Tubuh Anda baru dapat menyesuaikan dengan satu perubahan dalam tiga hari. Bila Anda kerap melintasi berbagai zona waktu, jet lag dapat menyebabkan masalah tidur.
Redaktur: Endah Hapsari
Sumber: Healthday News

Baco Salengkapnyo...