Arsip Blog

Entri Populer

Samarajiwa. Diberdayakan oleh Blogger.

Tips Agar Lansia Tidak Pelupa

“Duh, otak saya (maksudnya kemampuan mengingat, red) sudah lemah saat ini. Lihat aja, saya sudah tidak mampu mengingat nama Direktur Perusahaan A”,sebenarnya ini rahasia.. begitu sering penulis dengar dari pria berusia 80-an tahun. Memang bagi mereka yang tergolong lansia (usia sama atau lebih dari 60 tahun) ada anggapan bahwa sudah lazim daya ingatnya akan mulai menurun. Namun menurut Mr Brain Indonesia dalam salah satu acara di TV, pernyataan berkali-kali bahwa daya memori kita sudah menurun, akan lebih mempercepat turunnya daya ingat tersebut. Masuk akal juga. Sesuatu hal yang diucapkan berkali-kali adalah semacam konfirmasi yang makin hari kita akan semakin yakin dengan ucapan kita tersebut.

Masih menurut Sutanto Windura (a.k.a Mr Brain), sebagian besar dari kita hanya menggunakan 1% saja dari kemampuan otak kita. Masih tersisa 99% dari otak kita yang belum dioptimalkan (untuk kalangan lansia, dengan proses degeneratif -menurut penulis- bolehlah di-discount sekitar 10 - 20% lagi, inipun masih menyisakan kemampuan yang banyak khan?) . Caranya adalah pertama-tama mengetahui peta otak kita (brain map). 

Dijelaskan oleh Mr Brain, fungsi dari otak kiri dan otak kanan. Otak kiri yang eksak-eksak (logika, rasio, kemampuan menulis & membaca / matematika), sedangkan otak kanan yang non eksak seperti emotional quotient misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta emosi. Termasuk fungsi otak kanan adalah kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan dan ekspresi tubuh seperti menyanyi, menari dan melukis. Detilnya bisa lihat gambar yang saya kutip dari http://www.eriktapan.com.

0 komentar: