Arsip Blog

Entri Populer

Samarajiwa. Diberdayakan oleh Blogger.

7 Candi di jogja dan sekitarnya

1. Candi Prambanan


Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa indahnya yang dibangun di abad ke-10 pada masa emerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Kurang lebih candi ini memiliki ketinggian 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman yang indah. Candi prambanan adalah mahakarya kebudayaan hindu dari abad ke-10. bangunanya yang langsing menjulang setinggi 47 meter membuat keindahan arsitekturnya tidak tertandingi.

2. Candi Borobudur

Borobudur adalah candi Budha terbesar di abad ke-9 yang berukuran 123 x 123 meter. Candi Borobudur selesai dibangun berabad-abad sebelum Angkor Wat di Kamboja. Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati. Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.

3. Candi Ijo
Candi Ijo terletah di desa sambirejo, kecamatan prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Candi Ijo adalah candi yang letaknya paling tinggi di Yogyakarta yang menyuguhkan pesona alam dan budaya serta pesawat yang tengah landing. Candi inilah yang membuat landasan Bandara Adisutjipto tak bisa diperpanjang ke arah timur. Menyusuri jalan menuju bagian selatan kompleks Istana Ratu Boko adalah sebuah perjalanan yang mengasyikkan, terutamabagi penikmat wisata budaya.Bagaimana tidak, bangunan candi di sana bertebaran bak cendawan di musim hujan. Satu diantaranya yang belum banyak menjadi perbincangan adalah Candi Ijo, sebuah candi yang letaknya paling tinggi di antara candi-candi lain di Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Ijo dibangun sekitar abad ke-9, di sebuah bukit yang dikenal dengan Bukit Hijau atau Gumuk Ijo yang ketinggiannya sekitar 410 m di atas permukaan laut. Karena ketinggiannya, maka bukan saja bangunan candi yang bisa dinikmati tetapi juga pemandangan alam di bawahnya berupa teras-teras seperti di daerah pertanian dengan kemiringan yang curam. Meski bukan daerah yang subur, pemandangan alam di sekitar candi sangat indah untuk dinikmati.

4. Candi Kalasan
Candi kalasan terletak di Dusun Kalibening, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Dibangun sekitar tahun 778 M yang saat ini tak luput dimakan usia. Kini, bangunan Candi Kalasan sudah tidak utuh lagi seperti semula meskipun candi ini pernah dipugar oleh seorang Belanda pada tahun 1927–1929. Walau demikian, beberapa keistimewaan Candi Kalasan dibandingkan candi lain sampai sekarang masih bisa kita saksikan. Di antaranya, dinding candi yang dilapisi bajralepa yakni semacam semen pelapis sisi luar bangunan yang memberi efek kuning keemasan pada diding candi. Berdasarkan analisis laboratorium unsur bajralepa terdiri dari pasir kwarsa (30%), kalsit (40%), kalkopirit (25%) serta lempung (5%). Selain itu di sisi timur Candi Kalasan, tepat berada di depan tangga masuk, kita bisa menjumpai papan batu langka yang bentuknya hampir setengah lingkaran. Batu monolit ini juga sering disebut batu bulan atau moonstone.
Untuk masuk ke bilik utama Candi Kalasan harus menaiki sejumlah batu candi yang kini susunannya sudah tidak beraturan sehingga perlu berhati-hati. Bentuk candi yang sudah tidak utuh lagi terlihat jelas dari sisi barat. Batuan asli penyusun tubuh candi seperti runtuh separuh sehingga kini bentuk Candi Kalasan bisa dikatakan seperti kubus.

5. Candi Ratu Boko
Candi Ratu Boko terletak di kecamatan Bokoharjo, kabupaten Sleman. Luasnya yang mencapai 16 hektar. membuat wilayah Ratu Boko masuk dalam dua desa, Dawung dan Sambirejo. Lokasinya kurang-lebih 17 km di sebelah timur kota Jogja dan dapat diakses lewat jalan raya Yogyakarta-Solo. Kemudian di pertigaan Prambanan ke arah kanan sekitar 3 km. Jika anda pengguna kendaraan umum, dapat memilih Trans Jogja jalur 1A dan 1B lalu turun di terminal Prambanan. Biayanya hanya  Rp 3.000,- per orang. Dari terminal anda dapat melanjutkan perjalanan ke Ratu Boko dengan ojek.

Tiket untuk masuk ke kompleks Ratu Boko dapat dibeli seharga Rp 10.000,- per orang. Untuk menikmati suasana senja biayanya Rp 35.000,- dan biaya parkir mobil sebesar Rp 5.000,-. Candi Ratu Boko hanya berjarak 2 km dari Candi Prambanan, ada fasilitas antar jemput gratis bagi pengunjung untuk tur wisata dari Candi Prambanan yang membeli tiket terusan Rp 25.000,- sedangkan untuk tiket pelajar dan mahasiswa yang datang dengan rombongan minimal 20 orang dikenakan biaya  Rp 5.000.

6. Candi Sambisari
Ketika ujung cangkul menghantam batu yang begitu keras. Kejadian tersebut membuat Bapak Karyowinangun heran dan berhenti sebentar untuk mengetahui yang sedang terjadi. Perlahan mendekati batu itu dan berjongkok untuk melihat lebih dekat lagi. Batu tersebut bercorak pada permukaannya. Bapak Karyowinangun dan warga sekitar pun merasa heran dengan keberadaan bongkahan batu itu. Dinding-dinding candi itu seolah melambai dan ingin menceritakan apa yang telah terjadi dengannya. Lama terkubur tanah akibat erupsi Gunung Merapi yang dahsyat di masa itu. Dari situlah awal diketemukannya sebuah bangunan candi yang berlokasi di Dusun Sambisari Purwomartani Kalasan yang dikenal dengan nama Candi Sambisari. 
Di komplek candi ini di sediakan ruang informasi untuk mengetahui proses penggalian dan rekonstruksi candi yang memakan waktu puluhan tahun. Di ruang informasi ini terdapat dokumentasi foto yang menampilkan kondisi dari area persawahan, proses penggalian dan rekonstruksi candi sampai dengan kondisi sekarang ini. Menata ulang keindahan Candi Sambisari yang kini bisa kita nikmati sekarang ini merupakan hasil kerja keras dari para arkeolog selama dua dasawarsa lebih.


7. Candi Banyunibo
Candi Banyunibo terletak di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Candi Bayunibo berdiri diantara persawahan yang luas dan terselip diantara rerimbunan pepohonan dan jalan desa yang belum mulus teraspal dari jalan utama menuju kota. Candi Bayunibo adalah peninggalan abad ke-9 yang diketemukan kembali pada tahun 1940. Candi Buddha yang berukuran kurang lebih 16m x 15m dengan tinggi 15m diperkirakan adalah candi induk yang memiliki enam buah candi perwara (pendamping) yang berada disisi selatan dan timur candi induk. Sekarang ini candi perwara hanyalah sebuah alas stupa dengan puing-puing batu yang berserakan.

Nah, daripada penasaran silahkan datang kejogja untuk menikmati keindahan alam dan budayanya. gak hanya candi yang terdapat dijogja tapi masih banyak lagi tempat wisata berupa pantai, goa, dan beberapa wisata kuliner yang gak kalah enaknya dengan makanan orang eropa. hehehe


sumber informasi kotajogja.com

0 komentar: